Jumat, April 15, 2016

TIPS KEBERHASILAN DALAM MENANGKARKAN BURUNG KACER

                                   PENANGKARAN BURUNG KACER
KACER POCI MUDA HUTAN
KACER POCI MUDA HUTAN BY PLAT AE




    Pemilihan indukan burung kacer 


            Memilih indukan burung kacer memang memerlukan pengamatan yang cermat,karena ada beberapa ekor burung kacer yang memang sulit dijodohkan.Untuk kacer betina sebaiknya dipilih yang berumur 6 bulan lebih dan yang jantan minimal berumur 1 tahun lebih.Untuk yang betina pilih yang agak jinak agar tidak mengganggu proses pengeraman saat bertelur.Sedangkan yang jantan bisa muda hutan ataupun burung yang mempunyai prestasi agar menghasilkan anak-anak yang berkualitas.

             Hal yang perlu diperhatikan adalah kesehatan burung itu sendiri agar proses penjodohan berjalan lancar dan burung cepat birahi.Kualitas indukan burung kacer mempunyai peranan yang penting untuk menghasilkan anak-anak yang berkualitas bagus,yang cirinya bisa disimpulkan sebagai berikut:

  • Tidak cacat fisik 
  • Bentuk badan yang besar dan panjang jika dilihat terlihat atletis
  • Gerakan lincah ,energik , dan mata yang melotot tajam 
  • Telah memasuki masa birahi (kira berumur 1 tahun lebih)
  • Rajin berkicau
                                                   

                          Proses penjodohan burung kacer


            Proses penjodohan burung kacer bisa dilakukan dengan pengenalan dengan cara saling mendekatkan sangkar masing-masing agar terlihat dan saling terbiasa satu sama lain,kurang lebih satu sampai dua minggu,namun hal ini bukan menjadi patokan yang baku bisa juga penjodohan membutuhkan waktu yang relatif lama sampai berbulan bulan.
Setelah indukan sama-sama tertarik bisa dilepas dikandang besar biasanya sang betina dulu yang dilepas dikandang besar dan yang jantan masih dalam sangkar harian dalam kandang besar.

            Sering kali penangkar mengalami kesulitan dalam proses penjodohan karena biasa indukan betina sering mati karena diserang sang jantan,untuk mengantisipasi hal ini penangkar harus sering mengontrol setiap hari selama proses penjodohan.Karena birahi dari salah satu yang tinggi,atau sifat fighternya,penangkar harus bisa lebih teliti dalam mengamati setiap harinya,dengan mengontrol pemberian EF(extra fooding).

         Intinya adalah menyamakan tingkat birahi kedua indukan agar memiliki tingkat birahi yang pas agar cepat melakukan proses perkawinan,berikut adalah tips pemberian EF agar mempunyai tingkat birahi yang diinginkan;

  • berilah ef dihari pertama misalnya jantan 10 ekor betina juga 10 ekor
  • dihari kedua kurangi pemberian ef menjadi 5 ekor betina dan 5 ekor untuk jantan
  • dihari ketiga hilangkan jatah ef untuk sang betina hal ini dimaksudkan untuk memancing sang betina,tujuannya saat sang jantan birahi akan memainkan jangkrik dimulutnya,dan disaat bersamaan sang betina tidak mendapat jatah jangkrik maka akan kelaparan dan akan meminta jatah jangkrik dari sang jantan.
Hal ini dilakukan selama yang dibutuhkan tergantung burung itu sendiri,untuk mencoba sudah jodoh atau belum anda bisa memasukan burung bersamaan jika masih berantem berarti burung belum berjodoh,dan lakukan proses penjodohan lagi.



Kontak Saya

Nama

Email *

Pesan *